Umum
Pengertian Legenda Menurut Ahli, Jenis, Ciri, Unsur, Struktur & Contoh

Pengertian Legenda Menurut Ahli, Jenis, Ciri, Unsur, Struktur & Contoh

Definisi legenda

Legenda adalah dongeng rakyat yang menawarkan paling banyak. Hal ini disebabkan beberapa hal, diantaranya karena legenda juga merupakan tempat migrasi yang dapat berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain sehingga dikenal luas di berbagai daerah. Selain itu, menurut Alan Dundes, jumlah legenda dalam budaya mana pun jauh lebih banyak daripada mitos atau dongeng. Hal ini disebabkan mitos yang hanya memiliki jenis dasar yang terbatas, seperti penciptaan dunia

 

Pengertian-Legenda-Menurut-Ahli,-Jenis,-Ciri,-Unsur,-Struktur-&-Contoh

Berikut Ini Telah Kami Kumpulkan Yang Bersumber Dari Laman https://memphisthemusical.com/ Yang Akhirnya Saya Tuliskan Disini.

 

atau bahkan asal muasal kematian, tetapi legenda ini memiliki tipe dasar yang tidak terbatas, terutama legenda lokal, yang jauh lebih banyak daripada legenda yang dapat mengembara dari satu daerah ke daerah lain. Begitu juga jika dibandingkan dengan dongeng. Dongeng yang akan berkembang saat ini sebagian besar merupakan versi dari dongeng yang sudah ada yang tidak baru.

Legenda menurut para ahli paham

Menurut Pudentia

Legenda adalah sebuah cerita yang diyakini oleh sebagian penduduk setempat yang benar-benar terjadi, tetapi tidak suci atau suci, yang juga membedakannya dari mitos.

Menurut Hooykaas

Legenda adalah dongeng tentang sesuatu yang didasarkan pada cerita yang mengandung sesuatu yang gaib atau gaib yang artinya supranatural.

Menurut Emies

Legenda adalah setengah cerita kuno berdasarkan sejarah dan setengah lainnya berdasarkan angan-angan.

Jenis legenda

Adapun berbagai jenis legenda diantaranya:

A. Legenda agama

6 Orang kudus Kristen legendaris, orang saleh, penjaga penyebaran Islam. Salah satu contohnya adalah cerita tentang Wali Sanga di Jawa yang banyak berkembang di masyarakat. Selain itu, ada juga peninggalannya yang berupa kuburan dan disebut keramat. Sehubungan dengan legenda jenis ini, jika kita memperhatikan pengelompokannya yang sering dilaporkan oleh Rusyana dkk. Yang dilakukan salah satunya termasuk dalam kelompok legenda agama ini, yaitu tempat legenda tentang penyebaran Islam itu berada.

B. Legenda Kekaisaran Okultisme

Biasanya juga dalam bentuk cerita yang dipandang benar-benar terjadi atau dialami oleh seseorang. Fungsi legenda semacam itu adalah untuk mengkonfirmasi kebenaran takhayul dan kepercayaan orang-orang.

Legenda dunia gaib ini berkaitan dengan realitas di luar dunia nyata tetapi di sekitar kita, misalnya keberadaan makhluk gaib, hantu, setan atau tempat-tempat yang memiliki kekhasan masing-masing, misalnya desa yang bisa menghilang atau yang lainnya.

C. Legenda individu

Legenda yang menceritakan tentang tokoh-tokoh tertentu yang dianggap nyata oleh pemilik cerita. Jika kita melihat legenda kelompok ini atau membandingkannya dengan pengelompokan legenda menurut Rusyana dkk. Membandingkannya termasuk dalam kelompok kedua yaitu para legenda pahlawan masyarakat atau pembangunan budaya.

Keduanya sering disebut demikian, dengan pertimbangan bahwa kedua kelompok tersebut dapat bercerita tentang tokoh dan orang yang telah melakukan sesuatu yang masih dianggap benar oleh masyarakat.

D. Legenda lokal

Cerita yang berkaitan dengan suatu tempat, nama tempat atau bentuk dari tofografinya yaitu bentuk permukaan suatu daerah, apakah berbukit, berbatu atau yang lainnya.

Dalam legenda lokal ini, legenda itu paling banyak jumlahnya. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, yang terpenting bagi penelitian sejarah adalah tradisi lisan, bukan kebenaran fakta.

Sangat sulit mengetahui kebenaran fakta, terutama dari sumber tertulis, karena kemungkinan besar cerita tersebut pada awalnya akan diketahui masyarakat yang belum mengenal tradisi menulis.

Nyatanya, cerita-cerita itu penuh dengan hal-hal yang nampaknya sulit atau tidak rasional. Misalnya tokoh Sangkuriang yang lahir dari seekor binatang.

Yang terpenting bagi kami adalah masyarakat Indonesia telah lama memiliki kesadaran akan pengalaman masa lalu mereka.

Gereja menafsirkan makna perubahan kehidupan lampau. Banyak orang masih berpegang pada contoh tradisi lisan ini, meski sekarang orang sudah mengenal tulisan.
Properti legenda

Legenda adalah cerita rakyat yang memiliki khasiat, yaitu:

  1. Sebagai peristiwa yang sebenarnya terjadi pada waktu yang belum begitu lampau atau juga terjadi di dunia seperti yang kita kenal sekarang,
  2. Migrasi di alam, yang dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain sehingga dikenal luas di berbagai bidang, dan juga menyebar dalam bentuk pengelompokan, sering disebut siklus, di mana sekelompok cerita berputar di sekitar satu Karakter tertentu atau satu karakter tertentu. Bergantian acara, misalnya di Java
  3. Legends tentang Roro Jongrang.

Tentunya jika kita berbicara tentang legenda kita tidak akan lepas dari klasifikasi legenda. Sejauh ini mungkin sudah banyak ahli yang mengklasifikasikan legenda, namun hingga saat ini belum ada konsensus mengenai hal tersebut.

Elemen legenda

Topik merupakan ide dasar yang menunjang karya sastra dan tertuang dalam teks.
Karakter adalah aktor dalam cerita fiksi. Tokoh-tokoh dalam cerita mengambil posisi strategis sebagai pembawa dan moderator pesan, tugas, atau hal-hal yang secara sadar ingin disampaikan oleh pembaca.
Plot atau plot merupakan peristiwa yang muncul dalam sebuah cerita yang tidak mudah. Peristiwa tersebut disusun berdasarkan kausalitas dalam cerita.
Background adalah latar suatu peristiwa dalam sebuah cerita. Latar belakang dibagi menjadi tiga bidang: lokasi, latar waktu, dan latar belakang.
Pandangan adalah pandangan yang merupakan posisi atau jalur pengarang dalam mengkomunikasikan kejadian-kejadian yang terdapat dalam cerita.
Amanat merupakan pesan yang ingin penulis sampaikan kepada pembaca.

Struktur legenda

Orientasi adalah salah satu bagian paling awal dari dongeng. Orientasi tersebut mencakup pengenalan sejarah dongeng, seperti pengenalan latar belakang, pengenalan karakter, serta lokasi dan pengaturan waktu.
Komplikasi adalah klimaks cerita, dengan klimaks masalah yang dihadapi karakter.
Solusinya memecahkan masalah dengan apa yang terjadi pada memori karakter.
Koda adalah bagian terakhir dari cerita. Biasanya berisi berita dan pekerjaan dalam cerita fabel.

Contoh legenda

  • Kisah legendaris Malin Kundang, putra Durhaka
  • Legenda Pulau Bali atau Pulau Dewata
  • Legenda Pulau Madura
  • Kisah legenda batu menangis
  • Legenda legenda Kapitan Pattimura
  • Legenda Danau toba
  • Legenda cerita Kasarung Lutung

Lihat Juga: Alight Motion Pro