Game Besar yang Mengalami Kerugian, Ada Cyberpunk 2077!

Keuntungan keuangan tidak selamanya jadi realita yang terterima oleh developer atau pengembang games digital. Entahlah itu PC, konsol, handheld, atau handphone, kekuatan rugi di saat peluncuran sebuah judul games tentu ada selalu. Bahkan juga, beberapa salah satunya sampai tidak untung dengan nominal yang lumayan besar.

Nach, berikut ini ada banyak peluncuran judul games besar yang ternyata alami rugi keuangan cukup masif. Apa, ya? Yok, dibaca!

1. Aliens: Colonial Marines

Bicara masalah nama besar, games dengan judul Aliens: Colonial Marines sudah jelas penuhi semua ketentuannya. Dia ada di bawah lindungan Gearbox Software dan SEGA ditambah lagi waralaba go-international, yaitu semesta Alien yang exist semenjak 1986. Namun, games peluncuran 2013 ini malah bertolak-belakang bernama besarnya.

Diberitakan oleh Gamespot, pemasaran Aliens: Colonial Marines benar-benar jauh dari keinginan. Ya, developer bahkan juga kehilangan semua uang yang sudah diinvestasikan untuk membikin games sebesar 10 juta dolar AS atau Rp145 miliar ini. Gameplay dan narasi yang jelek membuat games besar itu banyak dinilai, bahkan juga beberapa basis menuntut pengembalian uang.

2. Overkill’s The Walking Dead

Gamer yang mana tidak tertarik mainkan Overkill’s The Walking Dead? Bukan tanpa ada alasan, gamer di dunia telah terlebih dahulu disuguhi kutipan trailer yang paling mempesona. Sudah pasti harapan pemain semakin menjadi-jadi saat games ini di-claim sanggup keluarkan semua kekuatan hardware PS4 dan PC sekalian. Jika disaksikan dari trailer yang seperti film, sich, semuanya orang pasti akan yakin.

Sayang, games ini harus bonyok di saat peluncurannya. Diagram jelek, proses sulit, dan bug di mana saja, deretan masalah ini yang jadikan games zombi itu harus layu saat sebelum berkembang. Berita terjeleknya, banyak basis digital yang memikat peredaran games ini. Tidak ada info detil berapa beberapa kerugian yang dijamin oleh developer walau beritanya ada di angka yang fenomenal.

3. Duke Nukem Forever

The Escapist Magazine menyampaikan jika Duke Nukem Forever membuat 3D Realms sebagai developer khusus alami rugi sejumlah 20 juta dolar AS atau sekitaran Rp280 miliar. Bukan tanpa ada alasan, games yang di-launching pada 2011 itu memanglah tidak dicintai oleh sebagian besar gamer di dunia. Bahkan juga, dia dikukuhkan sebagai salah satunya games terjelek yang sempat ada.

Games ini dibikin untuk konsol PS3, Xbox 360, dan Microsoft Windows (PC). Ada beragam argumen yang membuat gamer memperlancar kritikan pada kreasi digital perancangan George Broussard ini. Hal paling menguasai ialah dangkalnya cerita narasi dan proses permainan yang dipandang terlampau repetitif.

4. Marvel’s Avengers

Benar-benar tidak gampang membuat games bernama besar, seperti Marvel atau cerita-kisah superhero dari waralaba yang lain. Bahkan juga, developer sekelas Crystal Dynamics, Eidos-Montreal, dan SQUARE ENIX juga pernah merasakannya. Yap, mereka diberitakan tidak untung ketika melaunching sebuah games besar dengan judul Marvel’s Avengers.

Dikutip Games Rant, developer SQUARE ENIX harus kehilangan 200 juta dolar AS atau sekitaran Rp2,8 triliun untuk peluncuran dua games Marvel, yaitu Marvel’s Avengers dan Marvel’s Guardians of the Galaxy. Khusus judul games yang ke-2 , sebenarnya telah bagus dan mengundang sanjungan. Sayang, itu kurang cukup untuk developer untuk selamatkannya dari kekuatan rugi.

5. Cyberpunk 2077

Info ini cukup mengagetkan karena kenyataannya Cyberpunk 2077 pernah menjadi satu diantara judul games yang paling diperhitungkan oleh gamer. Apa lagi, dia dibikin dan di-launching langsung oleh CD Projekt Red, sebuah perusahaan yang sempat membuat RPG legendaris, jenis The Witcher. Walau penulis tidak demikian menyenangi tipe games jenis ini, tetapi informasi mengenai rugi di saat peluncurannya masih susah dipercayai.

Beritanya, rugi yang dijamin oleh developer capai 50 juta dolar AS atau Rp720 miliar. Angka ini sebagai nilai tuntutan perdata yang dikirimkan oleh investor ke developer karena mereka alami rugi di saat peluncuran Cyberpunk 2077 pada 2020 kemarin. Sebagian besar gamer di dunia juga melontarkan protes karena games ini memiliki kandungan banyak bug dan mereka menuntut pengembalian dana.

Developer dan nama besar tidak jamin keuntungan keuangan di dunia games digital. Bahkan juga, dalam beberapa kasus, mereka alami rugi yang lumayan besar. Nach, bagaimana pendapatmu? Apa kamu sempat juga mainkan lima judul games di atas?

Sumber :