Umum
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Penawaran

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Penawaran

Definisi penawaran

Pengertian Penarawan adalah sekumpulan barang atau jasa yang akan tersedia di pasar dan dapat dijual dengan berbagai tingkat harga dan waktu tertentu.

 

Faktor-Faktor-yang-Memengaruhi-Penawaran

Berikut Ini Telah Kami Kumpulkan Yang Bersumber Dari Laman https://officialjimbreuer.com/ Yang Akhirnya Saya Tuliskan Disini.

 

Hukum penawaran

Semakin tinggi harganya, semakin banyak barang yang ditawarkan. Sebaliknya, semakin rendah harga barang, semakin rendah jumlah barang yang ditawarkan. Inilah yang kami sebut hukum pengiriman. Hukum pengiriman menunjukkan hubungan antara jumlah barang yang ditawarkan dan tingkat harga. Ini adalah bunyi Hukum Pengorbanan:

“Semakin tinggi harganya, semakin banyak barang yang ditawarkan. Sebaliknya, semakin banyak barang yang ditawarkan, semakin rendah tingkat harganya.”

Hukum penawaran juga berlaku. Namun, jika faktor lain memengaruhi pasokan, itu tidak akan berubah.

Faktor yang mempengaruhi penawaran

Seperti halnya permintaan, penawaran memiliki beberapa faktor yang memengaruhi jumlah barang atau jasa yang ditawarkan produsen. Banyak dari faktor-faktor ini yang menyebabkan pasokan barang dan jasa naik atau turun.

Faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut:

A. Harga barang itu sendiri

Semakin tinggi harga barang, semakin tinggi kuantitas pengiriman. Harga yang tinggi menjadi daya tarik produsen untuk berproduksi lebih banyak, atau juga menjadi daya tarik produsen baru untuk masuk ke pasar. Sebaliknya, semakin rendah harga barang, semakin sedikit produsen yang harus berproduksi, sehingga pasokan secara bertahap akan berkurang.

B. Teknologi produksi

Tingkat kemajuan teknologi perusahaan menentukan kapasitas produksi perusahaan. Secara umum, semakin tinggi tingkat teknologinya, semakin efisien perusahaan tersebut. Dengan kata lain, biaya produksi tersebut dapat ditekan atau pada akhirnya barang dan jasa yang ditawarkan juga akan meningkat.

C. Penciptaan produser baru

Kedatangan pabrikan baru di pasar akan meningkatkan jumlah barang yang dijual atau ditawarkan. Di sisi lain, mengeluarkan produsen dari pasar barang dan jasa akan mengurangi jumlah barang yang dijual dan ditawarkan.

D. Harga dari faktor-faktor produksi

Kenaikan atau penurunan harga faktor produksi yang menyebabkan naik atau turunnya biaya produksi. Ini berdampak besar pada pengiriman suatu jenis barang.

E. Harapan atau harapan produsen

Jika produsen memperkirakan kemungkinan kenaikan harga barang atau jasa, penurunan harga sumber produksi, dan peningkatan pendapatan konsumen, maka produsen akan terus meningkatkan jumlah pasokan ke konsumen.

Jenis penawaran

  1. Tawaran marjinal: Tawaran marjinal adalah tawaran penjual yang bisa menjual dengan harga pasar.
  2. Penawaran sub-marginal: Penawaran sub-marginal adalah penawaran dari penjual yang dapat menjual di bawah harga pasar.
  3. Tawaran super marjinal: Tawaran super marjinal adalah tawaran dari penjual yang menjual produknya di atas harga pasar
  4. Tawaran pasar: Tawaran pasar adalah tawaran dari banyak penjual di pasar.
  5. Tawaran perorangan: Tawaran perorangan adalah tawaran dari satu orang

Suara hukum penawaran dan lekuknya

Jika kita melihat kondisi barang dan harga di pasaran, kita akan menemukan bahwa barang murah mudah ditemukan dimana-mana, sedangkan barang mahal jumlahnya terbatas.

Ini sesuai dengan dukungan penawaran, di mana hukum penawaran mendefinisikan hubungan antara penawaran barang dan jasa dan harganya.

Hukum penyampaian mengatakan bahwa;

Ketika harga barang yang di tawarkan meningkat maka jumlah barang yang di tawarkan juga meningkat, dan sebaliknya ketika harga barang yang di tawarkan menurun maka jumlah barang yang di tawarkan berkurang.

Menawarkan fungsi dan rumus

Fungsi pengiriman adalah fungsi yang menunjukkan hubungan antara harga (P) dan kuantitas barang yang dikirim (Q). Fungsi pengiriman harus sesuai dengan undang-undang pengiriman, yang menyatakan bahwa ketika harga barang naik, kuantitas yang dikirim meningkat dan ketika harga barang turun, kuantitas yang dikirim berkurang.

Dengan demikian, hubungan antara harga barang dan jumlah barang yang ditawarkan bersifat positif atau berbanding lurus. Bentuk umum dari fungsi suplai adalah

Informasi:
Q: Jumlah barang yang ditawarkan
P: harga barang per unit
a: bilangan konstan (berupa bilangan)
b: slope atau incline (dengan huruf)

Ketentuan dari fungsi penawaran adalah:
di. Nilai a bisa positif atau negatif (+/-)
b. nilai b harus positif (+)

Untuk mencari persamaan fungsi penawaran, rumusnya sama dengan rumus untuk menentukan fungsi permintaan, yaitu

Contoh:
Jika harganya Rp 60,00 per unit, jumlah penawarannya 20 unit. Dan jika harganya Rp 80,00 per unit, jumlah penawarannya 30 unit. Tentukan fungsi penawaran dan gambar kurva!

Jadi fungsi suplai Q = -10 + ½ P.
Untuk menampilkan fungsi supply secara grafis, tentukan titik perpotongan dengan sumbu P dan sumbu Q yaitu:

di. jika sumbu P berpotongan, maka kondisi Q = 0
0 = -10 + ½ P.
-1/2 P = -10
P = 20

b. jika sumbu Q berpotongan, maka kondisinya adalah P = 0
Q = -10 + ½ (0)
Q = -10

Kurva penawaran

Kisaran barang atau jasa untuk setiap tingkat harga dapat digambarkan secara grafis atau sering disebut sebagai kurva penawaran. Kurva penawaran menunjukkan hubungan antara jumlah barang dan jasa yang dikirim pada tingkat harga tertentu dan tingkat harga.

Tentu saja asumsi ceteris paribus digunakan dalam menggambar kurva penawaran, atau dengan kata lain faktor selain harga tersebut dianggap tetap. Berikut ini adalah contoh kejelasannya.

Contoh:

Kali ini kita akan menggunakan contoh sesajen Abas sebagai penghasil gula setiap bulan. Pada level harga Rp 1.700, pasokan gula Abas di bulan pertama mencapai 15 ton. Jika harga turun menjadi Rp. 1.600 di bulan berikutnya, Abas akan mengurangi penawarannya menjadi 4 ton, karena keuntungan Abas akan turun di level harga ini.

Sebaliknya, jika harga gula naik menjadi Rp 1.800 pada bulan berikutnya, Abas juga akan menambah pasokannya menjadi 28 ton. Seringkali ini terjadi karena keuntungan Abas akan meningkat. Penawaran Abas ini ditunjukkan pada Tabel 3.2 saat Anda membuat tabel. Ketika diagram akan digambar, hal itu ditunjukkan pada Gambar 3.4

Gambar 3.4 menunjukkan korelasi antara jumlah barang yang akan dijual (kuantitas) dan harga (harga) atau yang disebut kurva penawaran. Kurva penawaran sering diwakili oleh simbol S.

Kurva tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi harga suatu barang, semakin banyak barang yang ditawarkan. Apa yang bisa kita gambar berdasarkan grafik di atas? Terlihat bahwa bentuk kurva penawaran yang memiliki kemiringan positif atau dengan kata lain bergerak dari kiri bawah ke kanan atas. Kurva seperti itu menunjukkan bahwa semakin tinggi harga, semakin banyak barang atau jasa yang ingin dijual oleh produsen.

Hal lain yang dapat kita lihat dari Gambar 3.4 adalah bahwa penawaran bergerak di sepanjang kurva (bergerak di sepanjang kurva) karena harga komoditas berubah. Ketika harga naik dari $ 1.600 menjadi $ 1.700, penawaran bergerak di sepanjang kurva dari titik A ke titik B dan seterusnya.

Ini juga berarti harga faktor yang menyebabkan perubahan penawaran di sepanjang kurva penawaran. Jika kurva penawaran dari masing-masing penjual atau pabrikan juga dapat digabungkan, maka kurva penawaran pasar akan dibuat. Gambar 3.5 menunjukkan kurva penawaran Abas dan kurva penawaran Sadli. Dalam kombinasi, hasil kurva penawaran pasar.

Lihat Juga: Call Center BPJS