Rakyat Lampung Online

Home Otonomi Daerah Lamsel - Pesawaran - Pringsewu 2013, Pemkab Pastikan Situs LPSE

2013, Pemkab Pastikan Situs LPSE

Email Cetak PDF
AddThis Social Bookmark Button

KOTAAGUNG-Belum tersedianya Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) untuk pengadaan barang dan jasa proyek pemerintah. Pemkab Tanggamus mengupayakan tahun 2013 situs portal tersebut sudah ada di kabupaten ini.

Kepala bagian Ekonomi dan Bangunan (Ekobang) Tanggamus Dr Sukisno saat dikonfirmasi mengatakan, bahwasanya pihaknya sudah memberikan nota kepada Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanggamus Ir Gunawan Tw untuk dianggarkan dana untuk pengadaan LPSE pada APBD 2013 mendatang. "Tapi sampai sekarang saya tidak tahu pos anggaran LPSE masuk di satker mana apakah pemkab, PU atau Bappeda," katanya, kemarin (11/11).

    Dikatakanya, untuk portal tersebut memang pada 2013 seluruh kabupaten/kota, provinsi wajib memiliki LPSE. Dan selama ini Tanggamus belum memiliki LPSE, dengan alasan tidak ada anggaran dan juga SDM yang terbatas. LPSE sendiri sudah dicanangkan sejak 2010 semua daerah diberi toleransi sampai 2012, namun di 2013 semua daerah wajib memilikinya. Dasar untuk itu adalah Peraturan Presiden RI Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

    Aturan itu mengatur tata cara pengadaan barang/jasa pemerintah yang lebih sederhana, jelas, komprehensif, sesuai tata kelola yang baik. Semua tahapan tender mulai dari pengumuman tender, pendaftaran peserta hingga penetapan pemenang tender dilakukan secara e-proach di jaringan internet situs LPSE. Maka semua tender proyek dari pemerintah jadi terbuka. Memang bisa atau tidak, kami harus memiliki LPSE itu, jika dana minim maka nanti dipilih menggunakan paket internet yang murah," terangnya.

    Sedangkan untuk tenaga lanjut Sukisno, hal itu bisa diatasi dengan merekrut pegawai dari Dinas PU atau dinas lainnya. Untuk menangani LPSE setidaknya ada enam tenaga inti, sisanya tidak terlalu penting dan jika tidak ada pun bukan jadi kendala.

    "Untuk Sekretariat LPSE juga bukan staf yang bersertifikasi namun tetap harus diklat. Berbeda dengan panitia lelang yang harus bersertifikasi, jadi untuk tenaga tidak masalah," ujar Sukisno.

    Ia menjelaskan, untuk selama ini meski Pemkab Tanggamus belum memiliki portal LPSE namun untuk tender sudah dilakukan dengan sistim LPSE. Caranya dengan menitipkan melalui portal LPSE yang ada di Unila dan UBL. "Walau kita belum punya LPSE, tapi pada saat tender kita sudah lakukan sistem LPSE, dengan menitipkan lewat portal yang ada diunila dan UBL," tandasnya. (nda)

 

Beri Komentar

Redaksi menerima komentar terkait berita yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim.
Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, pornografi atau berbau SARA.


Security code
Refresh